Trump Tunjuk David Malpass sebagai Kandidat Presiden Bank Dunia

Rahmat Fiansyah
David Malpass. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menunjuk David Malpass untuk menjadi Presiden Bank Dunia. Malpass merupakan salah satu pejabat senior Departemen Keuangan (Depkeu) AS.

Dilansir Politico, Selasa (5/2/2/2019), penunjukkan Malpass menjadi sinyal bahwa Trump ingin Bank Dunia kembali dipimpin oleh orang AS. Sebelumnya, Jim Yong Kim yang mengundurkan diri per 1 Februari 2019 juga warga negara AS meski berdarah Korea Selatan.

Keputusan Kim mundur sebagai Presiden Bank Dunia cukup mengejutkan mengingat masa jabatannya baru berakhir tiga tahun lalu. Nama pengganti Kim harus diajukan paling lambat 14 Maret 2019. Trump dilaporkan akan mengajukan Malpass sebagai calon tunggal pada Rabu (6/2/2019).

Selama ini, AS memiliki hak prerogatif tidak tertulis untuk memilih Presiden Bank Dunia, meski belakangan mendapatkan tantangan dari negara-negara lain. Menominasikan orang-orang yang kritis terhadap kinerja Bank Dunia akan mendapatkan perlawanan yang berat dari para anggota.

Malpass sebelumnya pernah mengatakan, institusi global seperti Bank Dunia tumbuh besar dan kuno. Untuk itu, tantangannya adalah bagaimana kembali mempertajam fokus lembaga tersebut kepada hal-hal yang penting dan sulit.

Malpass merupakan figur penting dalam negosiasi dagang antara AS dan China. Sebelum bergabung di Depkeu, Malpass ditunjuk sebagai Penasihat Ekonomi Trump selama kampanye pemilihan presiden pada 2016. Dia sebelumnya tercatat menjadi Kepala Ekonom Bear Stearns. Lembaga tersebut diisi oleh Larry Kudlow, Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS, mentor Malpass.

Dia bukan orang baru di Depkeu AS. Sebelumnya, Malpass pernah menjadi Wakil Asisten Sekretaris Depkeu di era Ronald Reagan dan Wakil Asisten Sekretaris Departemen Luar Negeri di era George H.W. Bush.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Trump Ancam Iran Jelang Perundingan Damai: Kapal Perang AS Sedang Diisi Amunisi Lebih Kuat

Buletin
22 jam lalu

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung Proyeksi Ekonomi Indonesia

Internasional
1 hari lalu

AS-Iran Berunding Hari Ini, Trump Bujuk Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon

Internasional
1 hari lalu

Terungkap! Netanyahu Bujuk AS Tak Masukkan Lebanon dalam Kesepakatan Gencatan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal