4 Tahun Jokowi-JK, Moeldoko: Utang untuk Belanja Produktif

Isna Rifka Sri Rahayu
Konferensi pers 4 Tahun Kerja Pemerintahan Jokowi-JK di Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (23/10/2018). (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

JAKARTA, iNews.id - Selama empat tahun pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) kondisi makro ekonomi dikelola dengan penuh kehati-hatian. Pasalnya, dalam kurun waktu empat tahun sektor fiskal dan moneter dikelola dengan baik.

Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan, hal ini terlihat dalam pengelolaan utang pemerintah yang dilakukan dengan baik karena dialokasikan untuk belanja yang produktif. Pemerintah juga menjaga rasio utang terhadap PDB di bawah 30 persen dan sejalan dengan amanat Undang-Undang Keuangan Negara di mana maksimum rasio utang terhadap PDB adalah 60 persen.

Posisi utang pemerintah pada September 2018 tercatat mencapai Rp4.416,4 triliun. Angka ini meningkat Rp53,2 triliun dibandingkan posisi utang pemerintah pada Agustus 2018 yang sebesar Rp4.363,2 triliun.

"Dalam kurun waktu empat tahun, kondisi makroekonomi dikelola dengan baik dan penuh kehati-hatian. Utang pemerintah dikelola dengan baik, dialokasikan untuk peningkatan belanja produktif," ujarnya dalam Konferensi pers 4 Tahun Kerja Pemerintahan Jokowi-JK di Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (23/10/2018).

Selain itu, dari sisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) indikator defisit cukup terkontrol. Pasalnya, defisit berhasil dijaga pada level 2,34 persen terhadap PDB, bahkan pada Agustus lalu defisit APBN di 1,01 persen terhadap PDB.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Purbaya Pastikan APBN Tak Jebol meski Tanggung Utang Whoosh

Nasional
1 bulan lalu

Purbaya Jamin Defisit APBN 2026 Tak Lebih 3 Persen

Nasional
1 bulan lalu

Purbaya Ngaku Belum Diajak Bahas Pembayaran Utang Whoosh Pakai APBN

Nasional
2 bulan lalu

Soal Wacana Kereta Cepat Jakarta–Surabaya, AHY Ingatkan agar Tak Ulangi Kesalahan yang Sama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal