Banyak Rekening Pekerja Tidak Valid, Ini Tindakan BP Jamsostek

Aditya Pratama
Ada dua alternatif tindakan atas nomor rekening pekerja yang tidak lolos validasi berlapis BP Jamsostek. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan 3 juta karyawan yang memperoleh bantuan subsidi upah (BSU) pada gelombang kedua. Namun, ternyata baru 1,9 juta karyawan yang mendapatkan bantuan karena sisanya rekening tidak valid.

Deputi Direktur Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BP Jamsostek (BPJS Ketenegakerjaan) Irvansyah Utoh Banja meminta perusahaan memperbaiki data. Dia menyebutkan ada dua alternatif tindakan atas nomor rekening pekerja yang tidak lolos validasi berlapis BP Jamsostek.

"Alternatif pertama, pihak BP Jamsostek akan mengembalikan data nomor rekening kepada perusahaan peserta untuk konfirmasi ulang, jika penyebabnya bukan karena ketidaksesuaian dengan Permenaker 14/2020," ujar Irvansyah, saat dihubungi, Sabtu (5/9/2020).

Alternatif kedua, lanjut Irvansyah, kondisi data peserta tidak valid karena tidak sesuai kriteria yang disebutkan Permenaker dimaksud, maka nomor rekening tersebut secara otomatis tidak masuk dalam daftar penerima BSU.

"Jumlah data rekening peserta tidak valid ini mencapai 1,6 juta orang," katanya.

Dia menyebutkan BP Jamsostek akan terus mendorong perusahaan atau pemberi kerja untuk segera menyampaikan data nomor rekening peserta yang memenuhi persyaratan, dengan batas waktu telah diperpanjang hingga tanggal 15 September 2020. "BP Jamsostek juga berharap perusahaan mempercepat proses penyampaian data yang dikonfirmasi ulang," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Tok! DPR Setujui 10 Anggota Dewas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan

Nasional
10 jam lalu

Gelar Rapat Paripurna Hari Ini, DPR Siap Sahkan Calon Anggota Baznas-Dewas BPJS Kesehatan

Nasional
18 jam lalu

BSU Rp600.000 Cair Lagi di Februari 2026? Simak Informasi Berikut!

Nasional
4 hari lalu

Apakah BSU Ketenagakerjaan Cair di Februari 2026? Cek Informasi Terbarunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal