Gizi Buruk di Papua, Menkeu Akan Evaluasi Dana Otonomi Khusus

Ade Miranti Karunia Sari
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Kemenko Perekonomian)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan mengevaluasi dana otonomi khusus (otsus) yang diberikan kepada pemerintah Papua menyusul masih ditemukannya kasus gizi buruk yang terjadi pada suku Asmat, Papua.

Dana otsus yang diberikan pemerintah pusat sebenarnya sangat besar. Pada tahun lalu, dana otsus yang disalurkan kepada pemerintah Papua mencapai Rp19,5 triliun sementara tahun ini, jumlahnya naik menjadi Rp21,1 triliun.

“Kejadian akhir-akhir ini yang terjadinya krisis gizi itu memberikan pembelajaran mengenai apakah anggaran otsus kita yang selama ini dialokasikan dengan suatu formula dengan dana alokasi umum yaitu sekitar 2 persen itu penggunaannya, pemanfaatannya dan manajemen tata kelolanya memang berkaitan dengan tujuan otsus itu sendiri,” ujarnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Selama ini, lanjut Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia, pengelolaan dana otsus diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah Papua. Padahal, dana tersebut  memiliki tujuan khusus.

“Dalam hal ini kita bisa melakukan evaluasi tentu saja dengan Kementerian Dalam Negeri bagaimana implementasi dalam otonomi khusus ini,” kata Menkeu .

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
4 hari lalu

DJP Kejar Sisa Target Pajak Rp750 Triliun hingga Akhir 2026, Bidik E-Commerce hingga Migas

9 hari lalu

Satgas PKH Serahkan Rp13,24 Triliun dan 259.230 Ha Lahan, Jaksa Agung: Wujud Nyata Kehadiran Negara

30 hari lalu

Purbaya Sadewa Sebut Bisa Tidur Nyenyak Usai Lepas Jabatan Menkeu

31 hari lalu

Suahasil Ungkap Arahan Khusus dari Prabowo usai Dilantik Jadi Menkeu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal