Gubernur BI Prediksi The Fed Turunkan Suku Bunga Hanya 2 Kali Tahun Depan, Kenapa?

Anggie Ariesta
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat menyampaikan Keynote Speech-nya di Seminar KAFEGAMA di Menara BTN, Jakarta, Sabtu (14/12/2024). (Foto: Anggie Ariesta)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed) hanya akan menurunkan suku bunga sebanyak dua kali pada tahun depan. Hal ini karena inflasi global yang terus meningkat.

Selain itu, penerapan tarif tinggi hingga perang dagang imbas kebijakan America First milik Presiden AS terpilih Donald Trump juga menjadi pemicunya.

"Inflasi global, ini yang kami perkirakan Fed Fund Rate tahun depan kemungkinan hanya turun dua kali setelah sebelumnya saya perkirakan empat kali, jadi dua kali," ucap Perry dalam Keynote Speech-nya di Seminar KAFEGAMA di Menara BTN, Jakarta, Sabtu (14/12/2024).

Perry menegaskan, akan sulit untuk melakukan investasi juga imbas suku bunga AS akan sangat tinggi, Fed Fund Rate akan turun sedikit, dan suku bunga obligasi pemerintah AS alias US Treasury sangat tinggi.

Imbas dari kebijakan Trump 2.0, kata Perry, juga akan berbeda di masing-masing negara. Apalagi pertumbuhan ekonomi global saat ini diperkirakan dari 3,2 persen ke 3,1 persen pada 2025 dan akan turun lagi ke 3 persen pada tahun 2026.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran

57 tahun lalu

AS Berhenti Serang Iran, Trump Beri Instruksi Lanjutkan Perundingan

57 tahun lalu

Trump: Gencatan Senjata dengan Iran Berakhir tapi Negosiasi Berlanjut

57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal