Harga Daging Sapi Sempat Naik, Ini Kata KPPU

Taufik Fajar
KPPU belum melakukan penelitian terhadap fenomena kenaikan harga daging sapi belakangan ini. (Foto: ilustrasi/Ant)

JAKARTA, iNews.id - Pedagang daging sapi mogok berjualan selama tiga hari (19-21 Januari). Penyebabnya, harga daging sapi naik dari distributor sehingga membuat mereka sulit menjual harga di atas rata-rata Rp110.000-Rp120.000 per kilogram.

Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Guntur Saragih mengatakan, KPPU belum melakukan penelitian terhadap fenomena kenaikan harga daging sapi belakangan ini.

"Selama ini kami belum sampai masuk tahap penelitian maka belum ada pelanggaran. Jadi ini masih terus kita lihat kenaikan harga daging ini. Apakah kenaikan ini karena adanya persaingan usaha atau apa," ujar Guntur di Jakarta, Jumat (22/1/2021).

Guntur enggan berspekulasi keterlibatan kartel terkait bisnis daging sapi. Selama ini, kata dia, kenaikan harga daging sapi bisa disebabkan banyak faktor mulai dari harga asalnya yang sudah mahal atau distribusi yang sulit.

"Kita pantau harga daging ini. Tapi kita belum sampai pada penelitian," ucapnya.

Pada 2016, KPPU mendenda puluhan perusahaan daging sapi yang melakukan kartel hampir Rp60 miliar. Guntur mengatakan, kenaikan harga daging sapi saat ini belum tentu sama dengan empat tahun silam.

"Kami belum bisa menyimpulkan apakah kenaikan ini karena (pelanggaran) persaingan usaha," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Viral Emak-Emak Berburu Daging Jelang Lebaran 2026, Harga Rp160 Ribu Sekilo Jadi Rebutan!

Nasional
4 hari lalu

Harga Pangan Meroket jelang Lebaran: Cabai Rawit Merah hingga Daging Sapi

Nasional
15 hari lalu

Harga Daging Sapi Hari Ini Melonjak Jadi Rp144.500 per Kg!

Nasional
17 hari lalu

Update Harga Pangan 5 Maret 2026: Cabai Rawit-Telur Ayam Naik, Minyak Goreng Turun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal