Indonesia Setop Ekspor, Harga Nikel Diprediksi Tembus 20.000 Dolar AS per Ton

Rahmat Fiansyah
Bijih nikel. (Foto: Okezone)

NEW YORK, iNews.id - Pemerintah Indonesia akan melarang ekspor nikel pada akhir tahun ini. Keputusan pelarangan ini lebih cepat dua tahun dari rencana awal pada 2021.

Goldman Sachs memprediksi harga nikel menembus 20.000 dolar AS per ton dalam tiga bulan ke depan, level tertinggi sejak Mei 2014. Saat ini, harga nikel diperdagangkan pada level 18.000 dolar AS per ton.

"Larangan ini akan mengurangi 10 persen suplai global dan menciptakan ketidakpastian suplai nikel secara signifikan," tulis Goldman Sachs dalam risetnya dilansir Reuters, Senin (2/9/2019).

Isu pelarangan tersebut muncul pada akhir pekan lalu. Pelaku pasar langsung merespons kabar ini dan membuat harga nikel di London Metal Exchange (LME) melesat 8,8 persen pada Jumat (30/8/2019). Hingga berita ini diturunkan, harga nikel masih melanjutkan reli dengan kenaikan lebih dari 3 persen.

Kendati demikian, Goldman Sachs menyebut harga komoditas bahan baku stainless steel dan baterai kendaraan listrik ini akan turun setelah menyentuh 20.000 dolar AS per ton.

Enam bulan usai menyentuh rekor tertinggi tersebut, harga nikel turun ke 18.000 dolar AS per ton lalu ke 16.000 dolar AS per ton pada 12 bulan setelahnya. Penurunan itu terjadi karena turunnya permintaan akibat kenaikan harga, sehingga memaksa harga kembali turun.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
20 hari lalu

Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditetapkan Tersangka Korupsi Tata Kelola Nikel

Mobil
23 hari lalu

Kendaraan Listrik Tak Terbendung, Hilirisasi Nikel Jadi Senjata Utama Indonesia

Nasional
23 hari lalu

Hilirisasi Nikel Mendesak, Indonesia Kejar Kedaulatan Energi di Tengah Gejolak BBM Global

Nasional
1 bulan lalu

Bahlil Berencana Naikkan Harga Patokan Nikel untuk Tingkatkan Penerimaan Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal