Menko Airlangga Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2022 Tumbuh 5,2 Persen 

Michelle Natalia
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis pertumbuhan ekonomi pada 2022 dapat mencapai 5,2 persen sesuai target. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis pertumbuhan ekonomi pada 2022 dapat mencapai 5,2 persen sesuai target. Hal ini sejalan dengan proyeksi dari sejumlah lembaga internasional seperti IMF (5,9 persen), OECD (5,2 persen), dan World Bank (5,2 persen).

“Proyeksi itu akan bisa dicapai dengan catatan kondisi kesehatan stabil, dan nilai ekspor naiknya besar karena harga komoditas juga sedang tinggi. Tapi momentum ini harus dilihat dalam enam bulan pertama dulu untuk bisa memutuskan kebijakan selanjutnya,” ujar Menko Airlangga di Jakarta, Kamis (30/12/2021).

Menko Airlangga menambahkan, membaiknya kondisi perekonomian tak terlepas dari sokongan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang telah digulirkan sejak 2020. Adapun insentif usaha dan perlindungan sosial (Perlinsos) menjadi klaster yang mencatatkan realisasi tertinggi.

“Misalnya PPh Pasal 25 dan pajak UMKM yang ditanggung Pemerintah, PPNBM, dan PPn yang ditanggung Pemerintah untuk properti. Ini semua mendorong perekonomian bergerak, dan menunjukkan komitmen serta keseriusan Pemerintah mendukung masyarakat menghadapi pandemi,” kata dia. 

Dia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi di tahun depan tetap akan bergantung pada keberhasilan pengendalian pandemi yang didukung kedisiplinan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan, menjalankan vaksinasi, dan membatasi kerumunan, kemudian respon kebijakan ekonomi yang tepat dari sisi fiskal dan moneter serta penciptaan lapangan kerja dan kesiapan bertransformasi.

"Kalau dari APBN capaiannya maksimal, kemudian dari segi investasi sudah memenuhi target, juga dari konsumen dan sektor industri yang pulih, maka inilah empat engine yang membuat ekonomi kita bergerak," ucap Menko Airlangga.

"Kemudian, engine yang juga penting adalah digitalisasi, yang di 2020 valuasinya mencapai 40 miliar dolar AS, di 2021 loncat ke 70 miliar dolar AS, dan di 2025 akan naik lagi ke 130 miliar dolar AS. Transformasi digital harus didorong karena ini dijalankan oleh anak-anak muda kita yang menjadi backbone perekonomian ke depan," sambungnya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

IHSG Bangkit Hari Ini, Menko Airlangga Sebut Kepercayaan Investor Telah Kembali

Nasional
17 jam lalu

Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Rp12,83 Triliun, Jaga Daya Beli Masyarakat selama Ramadan-Idulfitri 2026

Nasional
20 jam lalu

Hore! Pemerintah Kucurkan Rp200 Miliar buat Diskon Transportasi Lebaran 2026

Nasional
1 hari lalu

Airlangga Ungkap Nego Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Finalisasi Dokumen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal