Merugi, Perpadi Minta Pemerintah Telusuri Beras Impor 300 Ton

Ferdi Rantung
Perpadi meminta pemerintah untuk menelusuri 300 ton beras impor murah yang masuk pasar induk Cipinang, Jakarta. (Foto: SINDO)

JAKARTA, iNews.id - Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) meminta pemerintah untuk menelusuri 300 ton beras impor murah yang masuk pasar induk Cipinang, Jakarta. Sebab, keberadaan beras tersebut sangat merugikan.  

“Kami mengharapkan pemerintah bisa menelusuri beras tersebut agar kami tidak dirugikan," kata Ketua Umum Perpadi Sutarto Alimoeso dalam Market Review IDX Channel, Jumat (15/1/2021)

Dia menjelaskan, saat ini kondisi beras nasional sedang surplus dan harga beras cukup stabil. Dengan begitu, tidak diperlukan lagi adanya impor beras.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Nasional
2 bulan lalu

Temuan 250 Ton Beras Ilegal di Sabang: Permohonan Impor Ditolak, Izin Pengiriman Disetujui

Nasional
2 bulan lalu

250 Ton Beras Impor Ilegal Masuk RI lewat Sabang, Mentan Pastikan Tak Kantongi Izin 

Nasional
2 bulan lalu

Kronologi 250 Ton Beras Ilegal asal Thailand Masuk RI lewat Sabang, Langsung Disegel Mentan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal