Penempatan Dana Pemerintah di Bank Hasilkan Daya Ungkit 4,7 Kali Lipat

Michelle Natalia
Pemerintah menempatkan dana di bank pelat merah sebesar Rp66,75 triliun dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN). (Foto: ilustrasi/Ant)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menempatkan dana di bank pelat merah sebesar Rp66,75 triliun dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Nilai penempatan dana tersebut memiliki dana ungkit (leverage) lebih dari empat kali lipat terhadap penyaluran kredit.

Staf Ahli bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan, penempatan dana tersebut terdiri atas empat Bank Himbara Rp47,5 triliun, 21 Bank Pembangunan Daerah (BPD) Rp16,25 triliun, dan tiga bank syariah Rp3 triliun.

Sementara total penyaluran kredit dari dana itu mencapai Rp315,51 triliun. Rinciannya, bank Himbara Rp265,08 triliun, BPD Rp43,02 triliun, dan bank syariah Rp7,41 triliun.

"Leverage penyaluran kredit penempatan dana telah mencapai 4,72 kali," katanya dalam Webinar Percepatan Ekonomi Sosial: "Percepatan Pemulihan Ekonomi, Apa yang Menjadi Prioritas?" di Jakarta, Minggu (7/2/2021). 

Menurut Kunta, tingginya daya ungkit tersebut karena prosedur dari program penempatan dana cukup simpel. Dia menyebut, dana tersebut sebagian besar mengalir ke UMKM sebesar Rp215,41 triliun atau 68,27 persen dari total penyaluran kredit.

Kebijakan tersebut, kata dia, juga ditopang alokasi dana PEN untuk UMKM sebesar Rp66,99 triliun. Dengan begitu, rasio kredit bermasalah cukup terkendali dan suku bunga relatif menurun.

"Rata-rata NPL bank umum mitra mencapai 3,07 persen. Sementara rata-rata penurunan suku bunga kredit mencapai 2,04 persen," kata Kunta. 

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Viral Video Menkeu Purbaya Tawarkan Bantuan Modal Usaha, Kemenkeu: Hoaks Deepfake

Nasional
1 hari lalu

Viral Kabar Purbaya Usir Investor Asing dari Indonesia, Ini Kata Kemenkeu

Nasional
3 hari lalu

Heboh Isu Gaji ke-13 ASN Dipangkas, Kemenkeu: Berita Hoaks

Nasional
6 hari lalu

Momen Purbaya Rapat Mendadak di Lobi Kemenkeu, Bahas Pelemahan Rupiah?

Nasional
11 hari lalu

Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Dakwaan Suap Impor Barang, Ini Kata KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal