Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 5,05%, Aviliani: Penopangnya Sektor Infrastruktur

Gilang Praditya
Pengamat Ekonomi Aviliani menilai pertumbuhan ekonomi kuartal III 2017 disumbang dari sektor infrastruktur (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.idPertumbuhan ekonomi nasional kuartal III 2017 memperoleh raihan positif dengan capaian 5,06%. Capaian itu dinilai lebih banyak disumbang dari sektor infrastruktur, dan diprediksi tetap menjadi kontributor utama penggerak pertumbuhan ekonomi sampai akhir tahun nanti.

Pengamat Ekonomi Aviliani menuturkan, meski tumbuh secara positif, nyatanya capaian itu tidak diimbangi dengan pemerataan lintas sektor yang sejatinya bisa menyumbang raihan lebih baik lagi. “Memang kalau dari sisi pertumbuhan bagus. Tapi dari sisi ‘kue’ atau pemerataan itu memang kuenya belum tersebar,” ujar Aviliani di Jakarta, Senin (6/11/2017).

Aviliani menambahkan, saat ini andalan utama pertumbuhan ekonomi hanya berpusat pada sektor infrastruktur yang di mana pemainnya hanya itu-itu saja. Jika bujet anggaran pemerintah bisa disebar ke sektor lain, hal tersebut tentu bisa mendorong peningkatan terhadap ekonomi nasional.

“Infrastuktur kan lebih spesialis tidak dimiliki banyak pihak, tidak hanya BUMN (Badan Usaha Milik Negara) tapi swasta agar kuenya menyebar,” ujar Aviliani.

Lebih lanjut Aviliani menyatakan, di kuartal keempat tahun ini ada beberapa sektor yang bisa menjadi penyumbang bagi pertumbuhan ekonomi di antaranya sektor pariwisata dan konsumsi. Tren perkembangan pariwisata saat ini terus mengalami perkembangan.

Banyak daerah yang memanfaatkan peluang ini untuk membangun kawasan wisata sehingga pasar di bisnis ini melipatgandakan aktivitas ekonomi wilayah. Selain itu, tren konsumsi masyarakat yang mulai mengalami perubahan ke digital akan memberi efek ganda terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Pesatnya bisnis e-commerce di dalam negeri membuktikan bahwa daya beli masyarakat terhadap produk barang dan jasa masih sangat tinggi.

Aviliani juga menambahkan sampai akhir tahun, target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan oleh pemerintah sebesar 5,2% bisa direalisasikan. Pasalnya, di kuartal keempat tahun ini belanja pengeluaran dikeluarkan pemerintah akan cukup besar.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik, Redam Efek Perang AS-Iran

Nasional
6 hari lalu

Purbaya Bantah APBN Tersisa Rp120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak

Nasional
8 hari lalu

Airlangga Proyeksi Ekonomi RI Kuartal I Tumbuh 5,5% Berkat Konsumsi dan THR

Nasional
10 hari lalu

Purbaya Optimistis RI Lepas dari Kutukan Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen

Nasional
10 hari lalu

BPS Tepis Tudingan Intervensi Data, Buka-bukaan soal Rumitnya Metodologi Penghitungan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal