Sri Mulyani: Pulihkan Ekonomi Indonesia Sangat Berat

Rina Anggraeni
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan memulihkan ekonomi Indonesia sangat berat. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah terus berbenah menyelamatkan ekonomi Indonesia tahun ini. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan memulihkan ekonomi Indonesia sangat berat.

Apalagi terhindar dari resesi ekonomi tahun ini. Semua tergantung dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal ketuga

"Resesi itu definisinya itu kalau dua kuartal berturut-turut yaitu pertumbuhan year on yearnya itu negatif. Kita di kuartal kedua negatif 5,32 persen. Jadi kalau tidak ingin negatif maka pada kuartal ketiga harus dipulihkan. Memulihkan ekonomi itu sangat berat sekali," ujar Sri Mulyani dalam diskusi virtual, Senin (17/8/2020).

Dia menuturkan memulihkan ekonomi Indonesia harus menggenjot daya konsumsi dan investasi. Kedua sektor ini penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi.

"Dua variabel yaitu investasi dan konsumsi itu harus dipulihkan karena kedua sektor ini menyumbang besar pertumbuhan ekonomi Indonesia sebanyak 90 persen," katanya.

Dia menambahkan pemerintah akan terus menggunakan instrumen kebijakan yang dimiliki secara maksimal. Koordinasi kebijakan fiskal moneter akan terus dijaga untuk bisa menciptakan lingkungan kondusif bagi pertumbuhan dan pemulihan ekonomi, serta dapat menciptakan stabilitas terutama pada instrumen-instrumen penting seperti surat berharga negara pasar saham maupun nilai tukar. 

“Burden sharing antara fiskal dan moneter yang selama ini sudah memberikan confidence dan cukup memberikan kontribusi terhadap sentimen positif di pasar surat berharga negara. Akan tetap kita jaga kredibilitasnya pada tahun depan dengan pemahaman situasi ini sangat eksepsional namun kita tetap hati-hati untuk membangun fundamental dan kembali kepada track pertumbuhan ekonomi yang sehat," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%, Pemerintah Dorong Investasi China Masuk RI

3 hari lalu

Wamendagri Dorong Pemda Cari Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bukan Andalkan TKD

10 hari lalu

Dana Daerah Rp195,2 Triliun Mengendap di Bank, Purbaya Minta Pemda Genjot Belanja

15 hari lalu

Purbaya Ungkap RI Keluar dari Kutukan 5 Persen: Sekarang Siap ke Arah 6 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal