Sri Mulyani Singgung Banyak Perempuan Berhenti Bekerja setelah Menikah

Rully Ramli
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Humas Setkab)

DEPOK, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menyinggung isu kesetaraan gender. Dia menyoroti banyaknya fenomena perempuan yang berhenti bekerja setelah menikah dan mempunyai anak. 

Menkeu menyebut, perempuan yang berhenti bekerja kebanyakan karena terpaksa mengingat beban yang harus dipikul seorang ibu sangat berat. Padahal, sebagian dari mereka sudah menempuh pendidikan tinggi. 

Menurut dia, perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama saat menempuh pendidikan. Namun, saat memasuki dunia kerja, kesempatan antara keduanya menjadi berbeda. 

"Begitu masuk lapangan kerja, biasanya perempuan nanti memulai dengan rumah tangga, burden biologis saat hamil, memiliki anak," ujar dia di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/10/2019).

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu menilai, persoalan ini harus diselesaikan oleh semua pihak, termasuk dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan kerja. 

"Mereka perlu mendapatkan support karena kalau enggak, mereka akan drop out, karena mereka harus susui anak, jaga anak," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
5 bulan lalu

Puspadaya Perindo Audiensi dengan LBH Iwapi, Sepakat Dukung SDGs Wujudkan Kesetaraan Gender

Seleb
11 bulan lalu

Menteri PPA Apresiasi Ajang Women's Inspiration Awards 2025: Perayaan Kekuatan, Kecerdasan dan Ketangguhan Perempuan Indonesia

Bisnis
12 bulan lalu

BRI Group Ciptakan Ekonomi Inklusif di Hari Kartini, Berdayakan 14,4 Juta Pengusaha Wanita

Health
1 tahun lalu

Survei: Ini Posisi Penting Paling Banyak Ditempati Perempuan di Perusahaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal