Stimulus Pemerintah Dinilai Tak Cukup Tahan Angka Kemiskinan, Ini Kuncinya

Kunthi Fahmar Sandy
Dalam menahan angka kemiskinan kuncinya adalah menerapkan jaring pengaman sosial yang lebih besar dan komprehensif. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengumumkan jumlah penduduk miskin pada Maret 2020 tembus 26,42 juta orang atau naik 1,63 juta dibandingkan periode September 2019. Bagaimana dengan langkah pemerintah memberikan stimulus untuk menahan angka kemiskinan?

Pengamat Ekonomi Bhima Yudhistira mengatakan, bantuan sosial dalam stimulus pemerintah tidak cukup menahan kenaikan angka kemiskinan. Permasalahannya adalah dinamika orang miskin baru tidak mudah terdeteksi lewat data statistik.

"Sekarang bagaimana caranya pemerintah menjaga pendapatan 115 juta kelas menengah rentan miskin agar tidak jatuh di bawah garis kemiskinan," ujar Bhima di Jakarta, Minggu (19/7/2020). 

Dia menyebutkan kuncinya adalah menerapkan jaring pengaman sosial yang lebih besar dan komprehensif. Misalnya, universal basic income bagi masyarakat yang rentan miskin. Kemudian bentuk subsidi gaji bagi pekerja yang rentan di-PHK dan memastikan agar pekerja mendapatkan pesangon untuk bertahan hidup. 

"Terakhir adalah menurunkan seluruh pungutan pemerintah termasuk iuran BPJS Kesehatan di semua kelas, menurunkan harga BBM, dan pemberian diskon tarif listrik kepada pelanggan 900 va non subsidi," kata Bhima. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
15 jam lalu

IPM Indonesia 2026 Naik Jadi 76,59, Kualitas Hidup Membaik?

16 jam lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,47 Persen di Kuartal III 2026, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

4 hari lalu

Neraca Dagang RI September 2026 Surplus 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penopangnya

4 hari lalu

Ekspor RI Tembus 221,23 Miliar Dolar AS hingga September 2026, Naik 5,58 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal