Tak Ikut Pelatihan, 189.436 Peserta Kartu Prakerja Dicoret

Suparjo Ramalan
Pemerintah mencabut status kepesertaan 189.436 penerima Kartu Prakerja karena tak ikut pelatihan. (Foto: ilustrasi/Ant)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mengimbau kepada peserta Kartu Prakerja untuk mengikuti pelatihan. Apabila tidak ikut pelatihan, maka status kepesertaannya bakal dicabut.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, hingga 26 September, ada 189.436 peserta Kartu Prakerja yang dicabut status kepesertaannya.

Jumlah tersebut setara 3,46 persen dari total peserta Kartu Prakerja yang sejauh ini sudah mencapai 5,48 juta orang. Pencoretan tersebut membuat pemerintah berhemat Rp672,4 miliar.

"Dari pencabutan kepesertaan ini, sejumlah Rp 672.4 miliar telah dikembalikan ke Rekening Kas Umum Negara (RKUN). Komite Cipta Kerja akan memutuskan berapa dan kapan dana yang kembali ke RKUN ini akan dipulihkan dan dialokasikan kepada peserta lainnya," ujarnya, Sabtu (26/9/2020).

Mantan menteri perindustrian itu menilai, pencoretan itu sudah sesuai dengan Peraturan Menko Perekonomian Nomor 11 Tahun 2020.

Dalam aturan itu, setiap peserta wajib menggunakan bantuan untuk mengikuti pelatihan pertama dalam waktu 30 hari sejak menerima Kartu Prakerja. Apabila tidak melakukan hal ini, maka kepesertaannya akan dicabut.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Airlangga Ungkap Rencana RI Impor Minyak dari AS dan Venezuela

Buletin
4 hari lalu

Pemerintah Pastikan Komponen THR ASN, TNI-Polri Dibayar Penuh

Nasional
5 hari lalu

Pemerintah: THR Swasta Paling Lambat H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil

Nasional
5 hari lalu

Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal