SUKABUMI, iNews.id — Gelombang reaksi atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) memicu aksi nekat di gedung wakil rakyat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi mengambil tindakan kontroversial dengan menurunkan foto Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dari dinding ruang kerjanya.
Aksi simbolis tersebut dilakukan sebagai bentuk protes keras dan kekecewaan mendalam atas dinamika hukum serta politik yang berkembang pasca-putusan MK.
Dalam pernyataannya, pimpinan DPRD tersebut menilai bahwa langkah yang diambil merupakan ekspresi politik atas integritas hukum yang dinilai tercederai. Tindakan menurunkan lambang pimpinan negara di fasilitas resmi pemerintah ini pun langsung menyedot perhatian publik dan memicu perdebatan hangat, baik di lingkup parlemen daerah maupun media sosial.
Meski aksi penurunan foto tersebut menuai beragam tanggapan dari berbagai fraksi dan kalangan masyarakat, situasi di lingkungan DPRD Kabupaten Sukabumi dilaporkan tetap kondusif. Pihak-pihak terkait masih memantau perkembangan situasi politik daerah pasca-kejadian tersebut.