LUMAJANG, iNews.id - Perjuangan orang tua mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi perhatian. Sejumlah orang tua terpaksa menggendong anaknya menyeberangi aliran Sungai Regoyo yang masih deras setelah banjir laharGunung Semeru menimbun akses jalan utama menuju sekolah.
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Selasa (3/11/2026).
Akses jalan yang menghubungkan Dusun Sumberlangsep dengan Dusun Sumberkajar tertutup material pasir dan batu akibat banjir lahar Gunung Semeru.
Kondisi tersebut membuat aktivitas warga, terutama anak-anak yang hendak berangkat sekolah, terganggu.
Tidak tersedianya jalur alternatif membuat warga terpaksa mencari cara untuk tetap beraktivitas. Sejumlah orang tua bahkan harus menggendong anak-anak mereka saat menyeberangi sungai dengan arus yang masih deras.
Meski harus menghadapi risiko keselamatan, para orang tua tetap berupaya mengantarkan anak-anak mereka agar bisa mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Kondisi ini menunjukkan dampak banjir lahar Semeru terhadap kehidupan masyarakat di sekitar aliran sungai. Selain merusak dan menutup akses transportasi, bencana tersebut juga menghambat aktivitas pendidikan warga, khususnya anak-anak di wilayah terdampak.