HALMAHERA BARAT, iNews.id – Banjir bandang menerjang Desa Tungute Ternate, Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Rabu (7/1/2026).
Ketinggian air dilaporkan mencapai lebih dari tiga meter, membuat warga harus bertaruh nyawa untuk mengevakuasi diri ke tempat yang lebih tinggi.
Banjir tidak hanya membawa air, tetapi juga menghanyutkan material kayu dan pohon-pohon besar dari hulu sungai ke dalam area pemukiman. Kondisi ini memperparah kerusakan fisik pada puluhan rumah yang terendam.
Warga segera mengevakuasi diri secara mandiri ke lokasi yang lebih tinggi untuk menyelamatkan nyawa karena air naik dengan sangat cepat.
Hingga berita ini diturunkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bersama pihak kepolisian masih terus melakukan pendataan di lapangan. Belum ada angka pasti mengenai total kerugian materiil, jumlah rumah yang rusak, maupun kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan secara keseluruhan.
Akses komunikasi dan medan yang sulit akibat tertutup longsor menjadi tantangan utama tim di lapangan untuk memperbarui data korban dan titik pengungsian.
Petugas mengimbau warga di wilayah Halmahera Barat, terutama yang tinggal di lereng perbukitan dan bantaran sungai, untuk tetap waspada mengingat intensitas hujan yang diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.