YOGYAKARTA, iNews.id – Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dengan mengalami tiga kali erupsi yang disertai luncuran awan panas guguran.
Berdasarkan data Badan Geologi Kementerian ESDM, awan panas guguran terjadi pada Selasa (16/6/2026) pukul 08.55 WIB dengan jarak luncur diperkirakan mencapai 2.000 meter ke arah barat. Peristiwa tersebut tercatat memiliki amplitudo maksimum 21 mm dan berlangsung selama 274 detik.
Selain erupsi, petugas juga mencatat sebanyak 155 kali guguran material hingga Rabu pagi (17/6/2026). Kondisi ini menunjukkan aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi dan terus dipantau secara intensif.
Saat ini status Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat diimbau tidak beraktivitas di kawasan rawan bencana sesuai rekomendasi, yakni dalam radius 3 kilometer dari puncak gunung. Warga juga diminta menjauhi daerah berbahaya, terutama alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi, serta mematuhi seluruh rekomendasi resmi dari otoritas terkait.