Jokowi: Harga Beras RI Dinilai Mahal Karena Skema FOB

iNews TV
Presiden Jokowi meminta agar dilakukan perbandingan dengan harga beras yang diimpor dengan skema free on board atau FOB.

JAKARTA, iNews.id - Bank Dunia atau World Bank menyebut bahwa harga beras Indonesia tergolong tinggi di antara negara-negara lain di Asia Tenggara.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Jokowi meminta agar dilakukan perbandingan dengan harga beras yang diimpor dengan skema free on board atau FOB.

Jokowi juga meminta agar pengecekan harga ini dilakukan dengan melihat harga beras di tingkat konsumen.

Adapun harga beras FOB sendiri besarannya sekitar US$ 530-600 per ton atau sekitar Rp 8-9 juta per ton.

Indonesia sebagai importir, dalam skema FOB, harus membayar harga distribusi dari pelabuhan tempat masuknya beras ke gudang distribusi besar untuk pembeli. Jokowi memaparkan biaya distribusi atau cost freight-nya mencapai US$ 40 per ton atau sekitar Rp 606 ribu per ton.

Baca Juga: https://www.inews.id/news/nasional/jokowi-pastikan-kesejahteraan-petani-tetap-terjaga

Editor : Wahyu Triyogo
Artikel Terkait
Buletin
3 hari lalu

Momen Perayaan Tahun Baru 2026 di Sejumlah Negara, dari Gemerlap hingga Harapan

Buletin
5 hari lalu

Momen Prabowo Tinjau Jembatan di Tapsel, Anak-Anak Senyum Ceria Bisa Foto dan Dapat Hadiah

Buletin
5 hari lalu

Tragedi Terjun Payung di Pangandaran, 2 Atlet Tewas Jatuh dari Ketinggian 10.000 Kaki

Buletin
5 hari lalu

Detik-Detik Gegana Amankan Tas Mencurigakan Diduga Bom di Tol Banyumanik Semarang

Buletin
11 hari lalu

Aceh–Sumbar Kembali Diterjang Banjir Bandang, Sungai Meluap dan Warga Terjebak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal