PALANGKA RAYA, iNews.id – Jumlah pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Puskesmas Bukit Hindu, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, meningkat sejak awal Oktober 2026. Kenaikan kasus ini terjadi di tengah kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah tersebut.
Hingga Senin (12/10/2026) siang, kabut asap masih menyelimuti Palangka Raya. Kondisi ini turut memicu kekhawatiran terhadap dampak pencemaran udara bagi kesehatan masyarakat. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dilaporkan berada pada kategori berbahaya.
Sejumlah warga mendatangi Puskesmas Bukit Hindu di Jalan Kinibalu untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Keluhan yang dialami antara lain sakit tenggorokan, batuk, dan pilek yang diduga berkaitan dengan paparan kabut asap.
Kepala Puskesmas Bukit Hindu, Helliyana, mengatakan terjadi peningkatan jumlah pasien ISPA dalam beberapa hari terakhir, seiring semakin pekatnya kabut asap.
"Memang beberapa hari ini, seiring pekatnya kabut asap kita ada peningkatan kasus," ujar Helliyana.