Kapolresta Ambon Minta Maaf usai 3 Anak Buahnya Aniaya Kader GP Ansor

iNews TV
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Driyano Andri Ibrahim memohon maaf setelah tiga anak buahnya menganiaya kader Gerakan Pemuda Ansor (Foto: iNews TV)

AMBON, iNews.id - Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Driyano Andri Ibrahim memohon maaf setelah tiga anak buahnya menganiaya kader Gerakan Pemuda atau GP Ansor bernama Rizal Serang. Peristiwa ini terjadi di kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

Peristiwa bermula saat Rizal Serang hendak menjemput keluarga di pelabuhan. Korban kemudian memprotes tindakan diskriminatif seorang anggota kepolisian yang diduga memberikan perlakuan berbeda terhadap kendaraan yang ingin masuk ke pelabuhan. 

Namun, alih-alih menerima keluhan korban, oknum polisi justru bertindak di luar batas kewenangannya. Dalam video yang beredar, terlihat jelas oknum polisi tersebut memukul mobil yang dikendarai Rizal, kemudian mendekati korban dan membantingnya hingga sempat tak sadarkan diri.

Tindakan kekerasan ini tidak berhenti sampai di situ, oknum polisi juga terlihat memarahi orang yang merekam kejadian tersebut. Tidak lama kemudian, seorang polisi lainnya datang dan langsung menjatuhkan serta memborgol Rizal. Korban sempat melakukan perlawanan, namun akhirnya menyerah dan diamankan.

Menyikapi kejadian itu, Kapolersta Ambon meminta maaf. 

"Menyikapi kejadian kemarin, saya menyampaikan permohonan maaf saya kepada korban Rizal Serang berserta keluarga besarnya," ungkapnya dalam video yang diterima iNews.id, Senin (23/12/2024).

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kritik Penangkapan Roy Suryo, Pengacara: Seperti Penculikan Jenderal di Film G30S/PKI

57 tahun lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Roy Suryo dan Tifa, Kuasa Hukum Yakin Bisa Jawab Semua Tuduhan

57 tahun lalu

Tiyo Ardianto Dipolisikan, Ray Rangkuti: Harusnya Penjahat yang Dihukum, Bukan Orang Berpikir

57 tahun lalu

PDIP Kritik Diskusi di UGM Hanya Tampilkan Pejabat Pemerintah: Mahasiswa Harus Jadi Narasumber

57 tahun lalu

Ahmad Alimuddin Sebut Anggaran MBG Hasil Efisiensi yang Dilakukan Negara, Bukan Motong Dana Pendidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal