Kelangkaan BBM Bersubsidi di Madina Kian Parah, Pengendara Antre sejak Pagi

iNews
Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terus berlanjut dan semakin parah di wilayah Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. (Foto: iNews).

MADINA, iNews.id  - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terus berlanjut dan semakin parah di wilayah Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Warga kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertalite dan solar sejak dua bulan terakhir.

Pantauan di lapangan, tampak antrean panjang ratusan kendaraan di sejumlah SPBU yang masih menjual BBM bersubsidi. Warga terpaksa datang sejak pagi demi mendapatkan bahan bakar karena stok biasanya sudah habis menjelang siang.

"Sudah dua bulan begini terus. Sama saja semua SPBU-nya," kata salah satu pengendara yang ikut mengantre.

Kelangkaan ini berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. Banyak warga mengaku penghasilan mereka menurun karena waktu habis untuk mengantre di SPBU. Beberapa bahkan harus menunda pekerjaan harian akibat tidak mendapatkan BBM.

Hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan DPRD Mandailing Natal mengungkap bahwa kelangkaan terjadi akibat terbatasnya pasokan dari Pertamina. Pihak SPBU hanya menerima jatah terbatas untuk Pertalite dan solar, sementara kebutuhan masyarakat sudah jauh melampaui kuota yang tersedia.

DPRD mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dengan menyurati Pertamina agar kuota BBM bersubsidi untuk Mandailing Natal dapat ditambah. Langkah ini dinilai penting untuk menghindari dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas di tengah masyarakat.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
11 bulan lalu

Bahlil Digugat ke PN Jakpus Imbas Kelangkaan BBM di SPBU Swasta

11 bulan lalu

Kelangkaan BBM di Aceh Singkil, Antrean Panjang Kendaraan Mengular di SPBU

2 hari lalu

Harga BBM Pertamina 13 Agustus 2026 dari Jenis Pertalite hingga Pertamax

3 hari lalu

Harga BBM Pertamina 12 Agustus 2026 Lengkap, Ada yang Turun!

4 hari lalu

Siap-Siap! Pembelian Pertalite Bakal Dibatasi, Ini Kelompok yang Dilarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal