JAKARTA, iNews.id – Komplotan pelaku pencurian kabel milik Kereta Cepat Whoosh rute Jakarta–Bandung berhasil diringkus oleh aparat kepolisian. Aksi nekat para pelaku ini sempat memicu gangguan teknis yang berdampak pada operasional dan jadwal perjalanan kereta cepat pertama di Asia Tenggara tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, komplotan ini menyasar jalur perlintasan kabel vital yang berfungsi sebagai sistem penyalur arus listrik dan persinyalan Kereta Cepat Whoosh. Aksi pemotongan dan pengangsiran kabel-kabel tembaga di sepanjang jalur lintasan tersebut langsung memicu alur gangguan otomatis pada sistem keamanan kereta.
Akibat hilangnya sejumlah komponen kabel utama, beberapa perjalanan Whoosh relasi Halim (Jakarta) menuju Tegalluar (Bandung) maupun sebaliknya sempat mengalami keterlambatan serta penyesuaian kecepatan demi menjamin keselamatan para penumpang.
Tim gabungan dari pihak kepolisian bersama tim pengamanan internal PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) langsung bergerak cepat melakukan penyisiran dan penyelidikan usai mendeteksi adanya kejanggalan indikator operasional. Hasilnya, petugas berhasil mengidentifikasi serta membekuk para anggota komplotan pencuri beserta sejumlah barang bukti kabel tembaga hasil kejahatan dan alat pemotong khusus.
Saat ini, para pelaku telah diamankan di markas kepolisian setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, komplotan ini terancam dijerat pasal berlapis terkait pencurian dengan pemberatan serta pengrusakan fasilitas publik yang membahayakan keselamatan transportasi massa.
Sementara itu, tim teknis KCIC telah merampungkan perbaikan kabel yang rusak sehingga operasional Kereta Cepat Whoosh dipastikan telah kembali berjalan normal.