PAPUA, iNews.id – Satgas TNI sukses menjalankan operasi penyelamatan dramatis untuk mengevakuasi 18 karyawan PT Freeport Indonesia yang terjebak di Pos Tower 270.
Para pekerja tersebut sebelumnya berada dalam posisi terancam akibat aktivitas kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Operasi yang berlangsung selama dua hari ini menonjolkan profesionalisme dan ketangguhan fisik prajurit TNI dalam menghadapi ancaman keamanan serta tantangan alam yang luar biasa.
Mengingat tingginya tingkat risiko, TNI memilih menjalankan operasi senyap. Langkah ini diawali dengan penyusunan rencana matang untuk meminimalisir deteksi oleh kelompok bersenjata. Pergerakan pasukan dilakukan pada malam hari di bawah kegelapan total untuk mengejar unsur pendadakan (surprise element).
Personel di lapangan harus bekerja ekstra hati-hati. Selain ancaman tembakan dari kelompok OPM, medan yang harus ditempuh menuju lokasi sangat terjal dan sulit dijangkau, sehingga kesalahan kecil dalam langkah kaki bisa berakibat fatal.
Kecepatan menjadi kunci utama dalam operasi ini. Pasukan penyelamat harus berpacu dengan waktu agar momentum evakuasi sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan, sekaligus mencegah kelompok bersenjata memperkuat posisi mereka di sekitar objek vital tersebut.