PALANGKA RAYA, iNews.id – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah kian mengkhawatirkan. Kota Palangka Raya kini diselimuti kabut asap pekat yang tidak hanya mengganggu aktivitas luar ruang dan jarak pandang pengendara, tetapi juga memicu lonjakan drastis pada kasus gangguan kesehatan warga.
Berdasarkan data fasilitas kesehatan setempat, jumlah warga yang terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mengalami peningkatan signifikan. Dalam sehari, jumlah pasien yang berobat akibat keluhan batuk, sesak napas, dan iritasi tenggorokan tercatat menembus puluhan orang. Kondisi ini didominasi oleh anak-anak dan lansia yang memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap kualitas udara yang buruk.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan serta mengenakan masker standar guna menghindari paparan langsung partikel debu dan asap sisa kebakaran. Tim medis di berbagai puskesmas dan posko darurat juga disiagakan penuh untuk memberikan penanganan cepat bagi warga yang mengalami keluhan pernapasan.