Sekjen Gerindra: Penting Dukungan PDIP kepada Pemerintah 

Achmad Al Fiqri
Isu reshuffle kabinet yang beredar ditanggapi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani. Foto: iNews TV

JAKARTA, iNews.id - Isu reshuffle kabinet yang beredar ditanggapi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani, yang mengaku belum mendengar rencana tersebut dari Presiden Prabowo Subianto. "Saya belum dengar isu reshuffle," katanya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (17/4/2025).

Mengenai kemungkinan reshuffle terkait dengan sinyal dukungan PDI Perjuangan kepada pemerintah, Muzani tidak memberikan jawaban langsung. Ia lebih menekankan bahwa dukungan PDI Perjuangan tidak harus diwujudkan dengan bergabung dalam koalisi.

"Artinya membantu dan mendukung pemerintah tidak harus masuk dalam koalisi, dan itu yang sekarang dilakukan oleh PDI Perjuangan," ujar Muzani.

Dia menambahkan, bagi Partai Gerindra dukungan dan support dari PDI Perjuangan penting dalam berbagai macam kebijakan dan keputusan yang dilakukan oleh pemerintah di bawah Presiden Prabowo.

Dengan kata lain, Gerindra menyambut baik dukungan PDI Perjuangan, meskipun tidak dalam bentuk keanggotaan koalisi.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
23 jam lalu

Daftar Lengkap Reshuffle Kedelapan Kabinet Prabowo 15 Oktober 2026: 9 Pejabat Dilantik

1 hari lalu

Kristomei Sianturi Dilantik Jadi Kepala BNPB, Naik Pangkat Jadi Letjen

1 hari lalu

Prabowo Lantik Satyawan Pudyatmoko Jadi Kepala Badan Gambut dan Mangrove, Mayjen Sriyanto Wakil

1 hari lalu

Jenderal Tandyo Budi Revita bakal Dilantik Jadi KSAD, Gantikan Jenderal Maruli Simanjuntak

9 hari lalu

Gerindra: Polemik Wapres Gibran Bisa Ganggu Iklim Investasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal