TEHERAN, iNews.id – Sebuah karya seni jalanan berukuran raksasa yang mencolok mendadak muncul dan menghiasi kawasan Alun-Alun Enghelab di pusat kota Teheran, Iran. Mural tersebut menampilkan bentuk sindiran visual yang tajam terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di tengah memanasnya sorotan internasional atas berbagai krisis dan konflik di Timur Tengah.
Dalam mural berukuran besar tersebut, sosok Netanyahu digambarkan tengah berdiri sendirian dan berpidato di hadapan deretan kursi-kursi sidang PBB yang kosong melompong. Visual ini menyimbolkan pesan politik yang kuat mengenai isolasi diplomatik serta penolakan global terhadap kepemimpinan Israel di panggung internasional.
Penerbitan karya seni publik ini juga merefleksikan sentimen luas publik terhadap berbagai kebijakan militer yang diambil pemerintah Israel, termasuk tuduhan serius terkait pelanggaran hukum internasional dan krisis kemanusiaan di Gaza. Kursi-kursi kosong yang mengelilingi sang perdana Menteri menyiratkan bentuk pengasingan politik serta aksi protes dunia global terhadap langkah-langkah kontroversial yang memicu kecaman luas.
Hingga kini, mural tersebut menjadi pusat perhatian warga lokal serta menarik perhatian luas di berbagai platform media sosial internasional sebagai bentuk perang urat saraf melalui media seni visual antara Iran dan pihak sekutu Israel.