Singapura Selidiki 7 Perusahaan Terkait Karhutla, PM Lawrence Wong Ancam Sanksi Tegas Lintas Batas

iNews TV
 Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menegaskan pemerintahnya tengah menelusuri sejumlah perusahaan yang diduga bertanggung jawab atas karhutla di Indonesia. Foto: iNews TV

JAKARTA, iNews.id — Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menegaskan bahwa pemerintahnya tengah menelusuri sejumlah perusahaan yang diduga bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Asap pekat dari karhutla tersebut telah menyebabkan kabut asap lintas batas yang memperburuk kualitas udara di negeri singa.

Singapura menyatakan tidak akan segan menggunakan instrumen hukum Transboundary Haze Pollution Act (Undang-Undang Polusi Kabut Asap Lintas Batas). Aturan yang berlaku sejak September 2014 ini memberikan kewenangan bagi Singapura untuk menindak tegas perusahaan yang berkontribusi terhadap pencemaran kabut asap di wilayahnya, meski aktivitas operasional perusahaan tersebut berlangsung di luar negeri.

Berdasarkan laporan warga negara Indonesia (WNI) yang menetap di sana, kualitas udara di Singapura telah berada dalam kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat dalam dua pekan terakhir. Indeks standar polusi (PSI) 24 jam tercatat berada di kisaran 150 hingga 230, atau setara dengan kisaran AQI 190 hingga 250. Kondisi ini membuat jarak pandang terbatas dan memaksa warga membatasi aktivitas luar ruangan.

Pemerintah Singapura sendiri telah mengeluarkan surat peringatan resmi kepada beberapa perusahaan yang terindikasi menjadi sumber titik api, serta menyiapkan fasilitas subsidi khusus kesehatan bagi warga yang mulai mengalami gangguan pernapasan.

Sementara itu, dampak kabut asap karhutla dari Kalimantan dan Sumatera juga terpantau mulai menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk atmosfer DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kualitas udara di Jakarta tercatat berada di angka indeks 187 dengan status tidak sehat.

Kendati demikian, pihak BMKG dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying masker, mengingat sebaran asap terpantau masih berada di lapisan atas hingga tengah atmosfer.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
6 jam lalu

4 Petugas Tewas saat Padamkan Karhutla di Bromo Jatim, Ini Kronologinya

8 jam lalu

Tak Cuma Jakarta, Asap Karhutla juga Terdeteksi Masuk Banten hingga Jabar

19 jam lalu

BMKG: Asap Karhutla Sudah Masuk Jakarta

20 jam lalu

KPK: Adik Eks Kepala BNPB dan 4 Tersangka Lain Korupsi Dana Banjir Sumatra hingga Karhutla

1 hari lalu

MPR Sarankan Pemerintah Pakai AI untuk Atasi Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal