JAKARTA, iNews.id — Bentrok susulan antara sekelompok massa dan aparat kepolisian kembali pecah di Jalan Pejompongan Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026) pagi. Insiden ini merupakan buntut dari eskalasi kerusuhan yang memanas di kawasan Pejompongan sejak Kamis malam.
Ketegangan sempat meningkat saat massa yang belum diketahui asal-usulnya melakukan aksi saling serang dengan petugas. Massa terlihat menggunakan potongan bambu dan lemparan batu untuk memukul mundur barikade kepolisian yang berjaga di sepanjang Jalan Tentara Pelajar.
Akibat aksi tersebut, massa sempat menguasai ruas Jalan Pejompongan Raya hingga melumpuhkan arus kendaraan. Tak hanya itu, kelompok massa juga membakar sejumlah barang di bantaran rel kereta api yang berada di sekitar lokasi.
Eskalasi bentrokan akhirnya mereda setelah personel TNI diterjunkan langsung ke titik konflik. Kehadiran prajurit TNI di lapangan efektif membuat massa perlahan menarik diri dan membubarkan barisan.
Guna mengantisipasi potensi bentrokan susulan, aparat TNI masih disiagakan di area Pejompongan. Petugas turut mengetatkan pengamanan dengan melakukan penyeleksian dan pemeriksaan terhadap para pengendara sepeda motor yang melintas ke arah Slipi maupun Permata Hijau.
Hingga menjelang siang, imbas dari penutupan dan penyekatan jalan masih memicu kemacetan panjang di Jalan Pejompongan Raya, khususnya untuk kendaraan roda empat.