Waspada! Emas Oplosan Beredar di Bengkalis, Polisi Temukan 1,8 Kg Perhiasan Palsu

iNews TV
Kepolisian di Bengkalis, Riau, baru saja mengungkap praktik penjualan emas oplosan yang mencampurkan perak, namun diklaim sebagai emas murni. (Foto: iNews)

BENGKALIS, iNews.id – Masyarakat diimbau untuk lebih waspada saat membeli perhiasan emas. Kepolisian di Bengkalis, Riau, baru saja mengungkap praktik penjualan emas oplosan yang mencampurkan perak, namun diklaim sebagai emas murni.

Penggerebekan dilakukan langsung oleh petugas yang mendapati proses produksi emas campuran di sebuah toko perhiasan. Dalam operasi tersebut, polisi menyita lebih dari 1,8 kg emas oplosan, cairan kimia, alat penyepuh, buku faktur, serta uang tunai hasil penjualan.

Polisi menyebut, proses pembuatan emas ternyata hanya perak disepuh emas. Pemilik toko langsung ditetapkan sebagai tersangka setelah diketahui menjalankan praktik tersebut sejak tahun 2021.

Kasus ini terungkap setelah seorang warga melapor karena merasa tertipu. Korban membeli dua gelang yang diklaim sebagai emas 22 karat, namun curiga karena faktur tidak mencantumkan kadar emas. Setelah diuji, gelang tersebut ternyata hanya perak yang dilapisi emas, bukan emas murni.

Saat ini, sudah ada empat korban yang melapor, dan jumlahnya diperkirakan akan terus bertambah. Pelaku dijerat pasal pemalsuan dan penipuan, dengan ancaman hukuman hingga enam tahun penjara.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Bea Cukai Jakarta Segel Toko Perhiasan Mewah di Pluit, Diduga Langgar Pajak

Buletin
2 hari lalu

Indonesia Kutuk Serangan Israel saat Ramadan, Menlu Sugiono Bicara Tegas di Dewan Keamanan PBB

Nasional
2 hari lalu

Dipuji Trump di KTT Board of Peace, Prabowo: Indonesia Siap Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza

Buletin
2 hari lalu

Kereta Bandara Tabrak Truk di Poris Tangerang, Proses Evakuasi Masih Berlangsung

Buletin
3 hari lalu

Detik-Detik Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Nunukan, Investigasi Diluncurkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal