Waspada Gempa Besar di Jakarta, Begini Penjelasan BMKG

iNews TV
BMKG meminta warga Jawa Barat dan Jakarta waspada gempa setelah aktivitas Sesar Lembang menunjukkan peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga Jawa Barat dan Jakarta waspada gempa setelah aktivitas Sesar Lembang menunjukkan peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. Rentetan gempa kecil yang terjadi disebut berpotensi sebagai gempa pembuka menuju lindu lebih besar.

Dalam lima hari terakhir, setidaknya terjadi tiga kali gempa kecil di wilayah Jawa Barat. Getaran tercatat pada 14 Agustus dengan magnitudo 1,9, 15 Agustus magnitudo 1,8, dan 19 Agustus dengan magnitudo 2,3 yang dirasakan di Cimahi, Bandung Barat. Sebelumnya, gempa juga sempat terjadi pada 24 Juli dengan magnitudo 1,8 dan 28 Juli dengan magnitudo 1,9.

BMKG menjelaskan, rangkaian aktivitas itu merupakan sinyal bahwa Sesar Lembang sedang bergerak aktif. Meski belum bisa dipastikan akan terjadi gempa besar, potensi lindu kuat hingga magnitudo 7 tetap harus diantisipasi. Jika terjadi, dampaknya bisa meluas ke Jawa Barat, Banten, bahkan Jakarta. Daerah seperti Bandung, Subang, Purwakarta, dan Bandung Barat diperkirakan akan mengalami kerusakan paling parah.

Kewaspadaan semakin meningkat setelah gempa bermagnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Bekasi pada Senin malam (19/8/2025). Guncangan terasa hingga Jabodetabek dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, termasuk rumah warga serta sebuah musala di Desa Sukabunga. BPBD Bekasi melaporkan sekitar 95 persen bagian musala mengalami kerusakan berat, meski tidak ada korban jiwa.

BMKG mencatat pusat gempa Bekasi berada 14 kilometer tenggara dari pusat kota dengan kedalaman 10 kilometer. Lindu yang cukup dangkal itu membuat getaran terasa kuat hingga ke sejumlah wilayah di sekitarnya.

Dengan meningkatnya aktivitas seismik di Jawa Barat, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun selalu waspada. Edukasi kesiapsiagaan bencana gempa, terutama di daerah rawan seperti Bandung dan sekitarnya, dinilai sangat penting untuk meminimalisasi risiko jika gempa besar benar-benar terjadi sejak awal.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
11 jam lalu

Bukan Cuma Jakarta, Hujan Juga Guyur Tangsel hingga Bogor Siang Tadi

12 jam lalu

BMKG Ungkap Penyebab Jakarta Diguyur Hujan Siang Tadi, Hasil Modifikasi Cuaca?

18 menit lalu

MUI Ajak Umat Bahu-membahu Bantu Korban Gempa NTT: Musibah Ini Duka Kita Bersama

16 jam lalu

BMKG Catat 2.928 Gempa Susulan Guncang NTT, Terbaru M5,1

20 jam lalu

253 Ton Bantuan Dikirim ke NTT hingga Hari ke-5 Pascagempa M7,7, Instruksi Prabowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal