13 Hari Terbakar, Kapal Kargo Singapura Angkut Bahan Kimia Tenggelam di Sri Lanka

Umaya Khusniah
Kapal MV X-Press Pearl tenggelam saat ditarik ke laut dalam di lepas Pelabuhan Kolombo. (Foto: Reuters)

KOLOMBO, iNews.id - Sebuah kapal kargo pengangkut bahan kimiatenggelam di lepas pantai sebelah barat Sri Lanka. Kecelakaan ini diklaim sebagai bencana laut terburuk yang pernah terjadi di negara tersebut. 

Dikutip dari Reuters, pemerintah Sri Lanka mengatakan, kapal kargo yang tenggelam yakni MV X-Press Pearl yang terdaftar di Singapura. Kapal ini mengangkut 1.486 kontainer, 25 di antaranya bermuatan 25 ton asam nitrat, bahan kimia dan kosmetik. 

Sebelumnya, kapal ini berlabuh di lepas pantai ketika mengalami kebakaran pada 20 Mei lalu. Sejak itu, petugas berupaya memadamkan api. Saat itu, kontainer sarat bahan kimia yang terbakar jatuh dari dek kapal. 

Akibatnya plastik-plastik membanjiri garis pantai pulau tersebut dan daerah penangkapan ikan. Para ahli mengatakan, peristiwa tersebut menjadi salah satu krisis lingkungan terbesar dalam beberapa dekade terakhir. 

"Tim penyelamat yang terlibat dalam X-Press Pearl telah mengindikasikan jika kapal saat ini tenggelam," kata Menteri Perikanan, Kanchana Wijesekera dalam sebuah tweet.

Pemerintah kini telah melarang penangkapan ikan di garis pantai sepanjang 80 kilometer. Hal itu mempengaruhi 5.600 kapal penangkap ikan. Ratusan tentara juga telah dikerahkan untuk membersihkan pantai.

Wijesekera menambahkan, seorang kru penyelamat sedang menarik kapal ke perairan yang lebih dalam. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba

57 tahun lalu

Kapal Kargo Golden Star 1 Berawak 9 WNI Tenggelam di Selat Singapura, 107 Kontainer Hanyut

57 tahun lalu

Tenggelam di Kali Bekasi, Jasad Pemancing Ditemukan usai 5 Hari Pencarian

57 tahun lalu

Ledakan Dahsyat Tangki Bahan Kimia Pabrik Kertas, Beberapa Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal