48 Imigran Tewas akibat Tenggelamnya Kapal di Laut Merah

Nathania Riris Michico
Anggota tim Obock IOM bergegas menuju lokasi tragedi tenggelamnya perahu imigran asal Djibouti di Laut Merah untuk menyelamatkan penyintas dan korban perahu tenggelam. (Foto: doc. PBB)

JOHANNESBURG, iNews.id - Petugas penjaga pantai Djibouti menemukan 48 mayat yang meninggal akibat kapal yang mereka tumpangi tenggelam. Dua kapal yang mengangkut imigran dikabarkan terbalik di Laut Merah, Selasa (31/1/2019).

Dilaporkan Associated Press, Kamis (29/1/2019), seorang penjaga pantai mengatakan 16 orang selamat dalam kecelakaan kapal itu.

Organisasi Migrasi Internasional atau IOM menyatakan, ada 130 orang di dalam kedua kapal yang sedang berusaha mencapai pantai Yaman.

Dia menyebut kedua kapal itu terbalik saat berlayar dalam hujan lebat dan angin kencang.

Puluhan ribu imigran dari kawasan Tanduk Afrika berusaha mencapai Yaman tiap tahun, dengan harapan bisa mendapat pekerjaan di negara-negara yang lebih kaya di Semenanjung Arab.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Dari Blokade Selat Hormuz hingga Ancaman Tutup Laut Merah, Konflik AS-Iran Masuk Babak Baru

Internasional
3 hari lalu

Gawat! AS Blokade Selat Hormuz, Iran Ancam Tutup Laut Merah

Internasional
4 hari lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

Internasional
23 hari lalu

Breaking News: Kelompok Houthi Yaman Serang Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal