58 Penguin Mati karena Diserang Anjing, Pemerintah Australia Marah

Nathania Riris Michico
Puluhan Penguin Peri mati karena diserang di Australia. (Foto: AAP)

SYDNEY, iNews.id - Para pejabat Australia selatan mengumumkan penyelidikan atas kematian massal dari 58 penguin, Rabu (17/10/2018). Mereka meyakini penguin-penguin itu mati akibat serangan anjing.

Karung-karung dari para penguin peri - spesies penguin terkecil di dunia - ditemukan berserakan di pantai di Tasmania, sebuah negara pulau di lepas pantai.

"Kami ingin mengingatkan pemilik anjing tentang perlunya bertanggung jawab atas hewan mereka setiap saat, karena anjing memiliki kapasitas untuk melakukan banyak kerusakan pada koloni penguin dalam waktu singkat," demikian pernyataan departemen taman, air dan lingkungan Tasmania, seperti dilaporkan AFP.

Temuan ini terjadi hanya beberapa bulan setelah puluhan burung ditemukan mati di pantai terdekat. Mereka juga diyakini mati dalam serangan anjing.

"Semua laporan dugaan perlakuan buruk yang tidak sah terhadap satwa liar dianggap sangat serius oleh departemen," lanjut pernyataan itu.

Penguin peri, yang tumbuh sekitar 30 sentimeter dan dapat hidup hingga 24 tahun, hanya ditemukan di Australia selatan dan Selandia Baru, dengan Tasmania turut mendukung sekitar setengah dari populasi global.

Koloni penguin peri tetap masih berada di bawah ancaman lantaran makin meningkatnya urbanisasi, lalu lintas, dan hewan piaraan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
12 hari lalu

Atlet HYROX Australia yang Viral BAB saat Lomba Akhirnya Minta Maaf, Mundur sebagai Pemenang

14 hari lalu

Australia bakal Larang Mahasiswa Internasional Bawa Keluarga

27 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

1 bulan lalu

Roy Suryo Soroti Surat Keterangan Pendidikan Gibran di Australia, Ini Temuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal