Amerika Ambil Alih Pemerintahan Venezuela, Ini Tanggapan Karakas

Anton Suhartono
Nicolas Maduro tetap menjadi satu-satunya presiden Venezuela meski kini berada dalam penahanan otoritas Amerika Serikat (Foto: AP)

KARAKAS, iNews.id - Nicolas Maduro tetap menjadi satu-satunya presiden Venezuela meski kini berada dalam penahanan otoritas Amerika Serikat (AS). Wakil Presiden Delcy Rodriguez menegaskan, pihaknya tak mengakui pengambilalihan pemerintahan Venezuela oleh AS sebagaimana diumumkan Presiden Donald Trump.

"Hanya ada satu presiden di negara ini, namanya Nicolas Maduro Moros," katanya, dalam pertemuan Dewan Pertahanan, membahas operasi militer AS, seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (4/1/2026).

Rodriguez mendesak pemerintah AS agar segera memulangkan Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores ke Karakas.

Serangan AS ke Venezuela, kata Rodriguez merupakan presenden buruk. Ini bisa terjadi pada negara lain di kawasan.

"Kami menyerukan kepada bangsa-bangsa di Tanah Air yang Agung untuk bersatu. Apa yang dilakukan terhadap Venezuela hari ini bisa terjadi pada negara mana pun di kawasan. Penggunaan kekuatan ini bisa berbalik melawan negara mana pun," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Iran Masih Tutup Selat Hormuz, Belum Tentukan Waktu Negosiasi dengan AS

Internasional
19 jam lalu

Iran Akan Blokade Selat Hormuz sampai Kesepakatan Damai dengan AS Dicapai

Internasional
16 jam lalu

Ini 2 Ganjalan yang Bikin AS dan Iran Belum Bisa Berdamai

Internasional
1 hari lalu

Iran Beri Syarat Selat Hormuz Bisa Dibuka Terus, Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal