Amerika Serikat Kecam Pernyataan Erdogan yang Dianggap Anti-Yahudi

Anton Suhartono
Ned Price (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengecam pernyataan Presiden TurkiRecep Tayyip Erdogan yang dianggapnya bernada anti-Yahudi. 

Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS Ned Price mengatakan, pernyataan Erdogan tersebut menunjukkan sikap anti-Semit. Namun Price tak menyebut pernyataan mana dari Erdogan yang dianggap menghina Yahudi.

"Kami mendesak Presiden Erdogan dan para pemimpin Turki lainnya untuk menahan diri menyampaikan komentar yang menghasut dan dapat memicu kekerasan lebih lanjut. Bahasa anti-Semit tidak memiliki tempat di mana pun," kata Price, dikutip dari Reuters, Rabu (19/5/2021). 

Deplu AS juga tidak menyampaikan pernyataan lanjutan soal pernyataan Erdogan yang mana serta kapan disampaikan.

Namun pernyataan itu diduga masih terkait dengan konflik Israel-Palestina terbaru. Para pejuang Palestina di Jalur Gaza dan tentara Israel masih terlibat saling serang hingga Rabu yang memasuki hari ke-9. Sebanyak 212 warga Palestina meninggal dalam serangan hingga hari ke-8, sedangkan korban di pihak Israel 12 orang, termasuk tiga warga asing.

Erdogan menegaskan sikapnya mendukung perjuangan rakyat Palestina dan mengkritik negara Barat yang diam. Mengomentari kekerasan pasukan Zionis di Masjid Al Aqsa, Yerusalem Timur pada akhir Ramadan lalu, Erdogan menyebut Israel sebagai negara teroris.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Pemilu AS, Trump Pede Partai Republik Menang di DPR dan Senat

16 jam lalu

Israel Siaga Tinggi Jelang Peringatan 3 Tahun Serangan Hamas

17 jam lalu

Christa Pike, Terpidana Mati yang Gagal Dieksekusi setelah 2 Kali Disuntik Akhirnya Sadar

17 jam lalu

Gedung Putih Luruskan Pernyataan Trump soal Iran Bisa Hancurkan Los Angeles

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal