Anwar Ibrahim Gugat Mantan PM Malaysia Muhyiddin Yassin terkait Uang Rp52 Miliar

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim menggugat Muhyiddin Yassin terkait tuduhan dirinya menerima uang 15 juta ringgit saat menjadi penasihat ekonomi Selangor (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Perdana Menteri (PM) MalaysiaAnwar Ibrahim menggugat mantan PM yang juga pemimpin koalisi Perikatan Nasional (PN), Muhyiddin Yassin. Anwar tak terima dirinya dituduh mendapat bayaran 15 juta ringgit atau sekitar Rp52,7 miliar saat menjadi penasihat ekonomi Negara Bagian Selangor.

Surat gugatan diajukan kantor penasihat hukum SN Nair & Rekan ke Pengadilan Tinggi, Selasa (20/12/2022), seperti dikutip dari The Star.

Anwar mengatakan Muhyiddin membuat pernyataan itu saat pidato kampanye pemilu pada 5 Desember. Saat itu dia berkampanye untuk calon anggota legislatif dari PN, Azman Nasrudin. Video pidato itu kemudian beredar di TikTok sejak 7 Desember dan telah ditonton 1,1 juta kali dan menghasilkan 6.000 lebih komentar.

Pidato versi utuhnya kemudian diunggah ke akun Facebook "Muhyiddin Yassin" dan bisa dilihat sampai saat ini.

Anwar merasa difitnah dengan disebut sebagai orang yang tidak bisa diandalkan dan tidak jujur karena menerima jutaan ringgit dari Pemerintah Selangor sebagai penasihat ekonomi. Selain itu tergugat menyebut Anwar tidak etis, tidak berprinsip, korup, dan bukan seorang Muslim yang baik.

Selain menuntut ganti rugi, penggugat juga mendesak adanya perintah agar Muhyiddin tidak mengulangi perbuatannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Video Viral Turis Bangladesh Kencing di Eskalator MRT, Netizen Syok!

57 tahun lalu

Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun

57 tahun lalu

Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan

57 tahun lalu

Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia, Disamarkan Jadi Beras India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal