BEIJING, iNews.id - Lahan parkir khusus perempuan berukuran besar yang didesain dengan warna pink serta gambar sepatu hak tinggi menjadi bahan pembicaraan warganet China. Lahan parkir itu dikritik karena menonjolkan sisi seksisme.
Diberitakan ABC Plus Australia, Jumat (19/1/2018), lahan parkir kontroversial itu berada di Stasiun Jiande dan Tonglu di Provinsi Zhejiang. Setiap mobil diberi ruang berukuran 3,2 meter persegi atau 1,5 kali lebih besar dari ukuran ruang parkir normal.
Lahan parkir 'cantik' ini memuat lahan yang ekstra besar, yang terdapat di pusat perbelanjaan di Chongqing dan Hebei.
Tujuan dari lahan parkir ini hangat diperdebatkan di situs media sosial Sina Weibo. Banyak warganet berpendapat lahan parkir ini memperkuat stereotip bahwa wanita perempuan merupakan pengemudi yang buruk.
Warganet mengatakan lahan parkir yang diperkenalkan pada Oktober lalu ini memiliki desain yang berlebihan.
Manajer wilayah bagian jalan raya Jiande, Fang Hongying, mengatakan kepada Xinhua, keterampilan mengemudi hanyalah satu dari beberapa alasan di balik dibuatnya tempat parkir khusus perempuan ini.
"Tempat parkir perempuan lebih dekat dengan pintu keluar dan sistem pemantauan, yang tentu lebih nyaman bagi pengendara perempuan untuk beristirahat atau berbelanja. Jauh lebih aman, terutama di malam hari," kata Hongying.
Menurut survei yang dilakukan di Sina Weibo, 63 persen dari 1.700 responden percaya bahwa lahan parkir khusus perempuan adalah ide bagus. Namun, tak sedikit pula yang mengkritik keputusan tersebut. Banyak pengguna Weibo memberi julukan pada lahan parkir khusus itu sebagai seksisme.
"Ini benar-benar diskriminasi terhadap perempuan," kata seorang pengguna bernama Nanyabianfu.
"Ini seakan memperlakukan pembalap perempuan sebagai idiot," tulis pengguna Weibo lain.
"Perempuan bisa melakukan apa pun yang bisa dilakukan pria," kata warganet lainnya.
Pengguna Weibo lain, Wangyouxiaogaoderichang, mengatakan ruang khusus itu harus diubah menjadi tempat parkir pemula.
"Tempat parkir mobil perempuan hanyalah sebuah bukti yang menunjukkan bahwa pembalap perempuan tidak terampil," tulis mereka.
"Jika saya seorang pria dan diasumsikan sebagai pengemudi pemula, berarti saya tidak bisa memarkir mobil di tempat ini, karena saya bukan perempuan. Apakah saya didiskriminasikan?" tulis pengguna Weibo lainnya.
Saat ini, China sedang membuat ruang publik yang lebih ramah pada perempuan. Parkir khusus perempuan dapat ditemukan dalam berbagai desain dan ukuran di China dan negara-negara lain termasuk Korea Selatan.
Di Korea, lahan parkir khusus perempuan didesain dengan warna pink dan ditandai dengan gambar wanita mengenakan rok.
Sebagai bagian dari proyek 'Seoul Ramah Perempuan' yang diluncurkan pada 2009, diperkenalkan ribuan tempat parkir berwarna pink untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi perempuan.
Di China, bandara di Beijing, Shenzhen, Wuhan, dan Guangzhou juga menawarkan antrean khusus perempuan di pos pemeriksaan keamanan yang dijaga oleh petugas wanita.
Garis tersebut diperkenalkan untuk membuat penumpang perempuan merasa lebih nyaman saat diperiksa dan untuk meningkatkan efisiensi.