AS Akan Rampas Aset Iran untuk Ganti-Rugi Kapal Rusak, Ini Ancaman Pembalasan Teheran

Anton Suhartono
Iran menyampaikan ancaman keras terkait rencana Amerika Serikat merampas asetnya (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran menyampaikan ancaman keras terkait rencana Amerika Serikat (AS) merampas asetnya yang dibekukan untuk membayar kerugian dampak perang di Selat Hormuz. Presiden Donald Trump sebelumnya mengatakan, aset Iran yang dibekukan di bawah kendali AS, akan diambil untuk membayar kerugian kapal-kapal yang ditembak Iran, termasuk muatannya. 

Iran mengancam akan membalas, bukan hanya menargetkan AS, tapi juga negara yang mendapat kompensasi dari aset Iran yang dibekukan. Kapal-kapal dari negara tersebut tidak akan diizinkan lagi melintasi Selat Hormuz.

Dalam pesan video yang disiarkan oleh media pemerintah Iran, seorang juru bicara Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya, mengatakan serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz disebabkan ulah AS, bukan Iran. 

Pasalnya, militer AS membuat jalur baru di bagain selatan Selat Hormuz yang ilegal dan tidak aman. Militer Iran terpaksa menembak kapal tanker maupun kargo yang melewati rute tersebut.

Jubir tersebut menegaskan, negara atau perusahaan mana pun yang menerima pembayaran dari aset Iran yang dibekukan berdasarkan usulan AS harus menanggung akibatnya.

"Mulai sekarang, Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran tidak akan mengizinkan kapal-kapal mereka untuk melewati Selat Hormuz," kata jubir tersebut.

Dia juga memperingatkan Trump akan menaggung dampak dari keputusan ilegal tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 menit lalu

Menhan AS: Kita Kirim Iran ke Neraka dan Kapal Tanker Mereka ke Dasar Laut

5 jam lalu

Kelompok Houthi Lancarkan Gelombang Serangan Baru ke Arab Saudi, Belasan Warga Sipil Jadi Korban

7 jam lalu

Berubah Pikiran, Trump Tak Akan Serang Iran Besar-besaran

10 jam lalu

Heboh! China Dilaporkan Bantu Iran Serang Pangkalan AS di Yordania, Begini Respons Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal