AS Bakal Bantu Australia Produksi Rudal Berpemandu pada 2025

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Lloyd Austin. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.idAmerika Serikat (AS) akan membantu Australia memproduksi sistem roket multipeluncur berpemandu pada 2025. Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, pada akhir pekan ini. 

Austin dan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, hari ini berada di Negara Bagian Queensland, Australia, untuk menghadiri pertemuan tahunan Dialog Tingkat Menteri Australia-AS (AUSMIN). 

"Kami sedang mengupayakan beberapa inisiatif yang saling menguntungkan dengan industri pertahanan Australia, dan ini termasuk komitmen untuk membantu Australia memproduksi sistem roket peluncuran ganda yang berpemandu... pada 2025," kata Austin dalam konferensi pers di Brisbane, Queensland, Sabtu (29/7/2023). 

Menurut dia, AS juga akan mempermudah Australia untuk mendapatkan amunisi prioritas melalui proses pembelian yang disederhanakan. Ini adalah pertama kalinya Australia menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi sejak 2019 karena gangguan wabah Covid-19. 

"Kami sangat senang dengan langkah-langkah yang kami ambil sehubungan dengan pembangunan senjata berpemandu dan persenjataan peledak di negara ini," kata Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles. 

Dia pun mengutarakan harapan bahwa pembuatan rudal tersebut dapat dimulai di Australia dalam dua tahun, sebagai bagian dari basis industri kolektif antara kedua negara. Marles mengatakan, ke depan kunjungan kapal selam bertenaga nuklir Amerika ke perairan Australia bakal semakin meningkat seiring menguatnya hubungan bilateral Washington DC dan Canberra. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Nah, AS Tarik Pasukan dari Pangkalan Militer di Qatar dan Bahrain

Internasional
7 jam lalu

Mantan Agen CIA Sebut Trump Mungkin Perintahkan Serang Iran 23 atau 24 Februari

Internasional
8 jam lalu

Trump Heran Iran Tak Juga Menyerah meski Pesawat dan Kapal Perang AS Siap Serang

Internasional
11 jam lalu

Dubes AS Sebut Israel Berhak atas Timur Tengah, Negara-Negara Arab dan Muslim Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal