AS Coba Peras China soal Hubungan dengan Rusia, Beijing: Jangan Usik Hak Kami!

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi relasi China dan Rusia. (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.idChina merespons ancaman yang dilontarkan AS baru-baru ini terkait dengan hubungan antara negeri tirai bambu itu dan Rusia. Menurut Beijing, pihaknya mempunyai hak untuk mengadakan perdagangan dan kerja sama ekonomi yang wajar dengan Moskow, dan hak tersebut tidak boleh diusik oleh siapa pun.

Pada Jumat (26/4/2024) lalu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, Washington DC siap mengambil tindakan yang lebih keras terhadap China jika Beijing tidak berhenti mendukung Rusia.

“Hak China untuk terlibat dalam perdagangan dan hubungan ekonomi yang wajar dengan semua negara di dunia, termasuk Rusia, atas dasar kesetaraan dan saling menguntungkan tidak boleh diganggu atau dirusak,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dalam konferensi pers di Beijing, Senin (29/4/2024).

Dia mengatakan, Amerika Serikat terus-menerus memasok senjata ke Ukraina untuk melawan Rusia. Sementara pada pada saat yang sama, negara Batat itu malah melontarkan tuduhan tak berdasar mengenai hubungan ekonomi yang normal antara China dan Rusia.

“Hak dan kepentingan sah China tidak boleh dilanggar, dan kami menyerukan kepada AS untuk berhenti merendahkan China dan memberikan tekanan, berhenti saling menyalahkan, berhenti menerapkan sanksi sepihak tanpa pandang bulu terhadap perusahaan-perusahaan China, dan benar-benar memainkan peran konstruktif dalam membawa krisis ini ke tingkat yang lebih baik. berakhir paling awal,” kata Lin Jian.

Amerika dan sekutunya meningkatkan tekanan sanksi terhadap Rusia sejak dimulainya agresi militer Moskow di Ukraina pada Februari 2022. Baru-baru ini, negara-negara Barat juga mulai menjatuhkan sanksi terhadap pihak ketiga yang diduga bekerja sama dengan Rusia di bidang militer atau membantu Moskow menghindari sanksi yang ada.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Nasional
8 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp17.387 per Dolar AS

Internasional
10 jam lalu

Iran Surati FIFA Minta Jaminan Tak Singgung Garda Revolusi saat Piala Dunia

Nasional
11 jam lalu

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, RI Siap Terbitkan Panda Bond di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal