AS Pertimbangkan Sanksi Terbaru terkait Penangkapan Puluhan Aktivis di Hong Kong

Anton Suhartono
Mike Pompeo (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat mempertimbangkan akan menjatuhkan sanksi serta pembatasan lainnya terkait penangkapan lebih dari 50 aktivis pro-demokrasiHong Kong

Mereka ditangkap dalam penggerebekan serentak pada Rabu (6/1/2021) atas tuduhan berusaha menggulingkan pemerintahan.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan sanksi terbaru terhadap China atau otoritas Hong Kong yang terlibat penangkapan itu sangat terbuka. Dia juga terkejut bahwa satu warga AS yakni pengacara John Clancey termasuk yang ditangkap.

"Amerika Serikat tidak akan menoleransi penahanan sewenang-wenang atau pelecehan terhadap warga kami. Amerika Serikat mempertimbangkan sanksi dan pembatasan lain kepada setiap dan semua individu serta entitas yang terlibat dalam serangan terhadap rakyat Hong Kong" kata Pompeo, dikutip dari Reuters, Kamis (7/1/2021).

Dia menyebut penangkapan itu sebagai bentuk kemarahan dan mengingatkan bahwa langkah itu sama saja bentuk penghinaan Partai Komunis China terhadap rakyat dan supremasi hukum.

Kepolisian Hong Kong menangkap 53 orang dalam penggerebekan para aktivis pro-demokrasi. Ini merupakan penangkapan terbesar sejak China memberlakukan undang-undang (UU) keamanan nasional di kota itu pada Juni 2020.

Para kritikus menentang UU keamanan nasional tersebut karena membungkam perbedaan pendapat. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Terungkap! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Hantam Beberapa Jet Tempur AS

1 hari lalu

Lagi, Trump Ancam Hancurkan Gunung 'Nuklir' Iran

2 hari lalu

Iran Sita Kapal Selam Tanpa Awak AS di Selat Hormuz

2 hari lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Tembus 1.400 Orang, 5.800 Lebih Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal