AS Resmi Menarik Diri dari Perjanjian Rudal dengan Rusia

Anton Suhartono
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: AFP).

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) resmi menarik diri dari kesepakatan rudal (INF) dengan Rusia, Jumat (1/2/2019). Presiden Donald Trump berdalih Rusia lebih dulu melanggar kesepakatan yang dibuat pada Perang Dingin itu.

Sampai tenggat waktu yang diberikan, Rusia belum menunjukkan upaya untuk mengatasi kekhawatiran mengenai pengembangan sistem rudal jarak menengah baru yang menurut negara-negara Barat melanggar perjanjian.

Dengan demikian, terhitung sejak Sabtu (2/2/2019), Amerika Serikat akan menghentikan kewajibannya dan memulai proses penarikan dari perjanjian yang diteken pada 1987 itu.

Namun masih ada tenggat waktu 6 bulan kecuali Rusia kembali mematuhi perjanjian dengan menghancurkan semua rudal, peluncur rudal, dan peralatan pendukungnya.

"Amerika Serikat sepenuhnya mematuhi perjanjian INF selama lebih dari 30 tahun. Kami tidak akan dibatasi oleh ketentuan ini sementara Rusia salah dalam menggambarkan tindakannya," kata Presiden Donald Trump dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP.

Sementara itu Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan saat konferensi pers, Washington masih ingin terlibat dalam negosiasi pengendalian senjata dengan Rusia dan berharap Negeri Beruang Merah itu mau mematuhinya.

"Amerika Serikat berharap dapat menempatkan hubungan dengan Rusia kembali pada pijakan yang lebih baik, tetapi tanggung jawab tetap berada pada Rusia untuk mengubah pola aktivitas yang bisa memicu destabilisasi, tidak hanya pada masalah ini, tetapi pada hal lain juga," kata Pompeo.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Internasional
20 jam lalu

Iran Ditipu Fasilitas Energi Nuklirnya Diserang: AS-Israel Akan Bayar dengan Harga Mahal!

Internasional
2 hari lalu

Trump Tunda Lagi Serang Fasilitas Energi Iran: Mereka Minta 7, Saya Kasih 10 Hari

Internasional
2 hari lalu

AS Pertimbangkan Perlakukan Iran seperti Venezuela, Ambil Alih Pasokan Minyak

Internasional
2 hari lalu

AS Akan Terus Gempur Iran meski Perundingan Damai Berlangsung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal