AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

Anton Suhartono
Amerika Serikat menyetujui penjualan bom, perangkat pemandu, dan peralatan militer lain senilai 5 miliar dolar AS kepada Arab Saudi (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat menyetujui penjualan bom, perangkat pemandu, dan peralatan militer lain senilai 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp88,1 triliun kepada Arab Saudi.

Departemen Luar Negeri (Deplu) AS menyatakan penjualan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pertahanan udara Arab Saudi dalam menangkal ancaman di kawasan. 

"Memperkuat pertahanan dalam negeri serta meningkatkan interoperabilitas dengan sistem yang dioperasikan oleh pasukan AS serta mitra kawasan Teluk lainnya," bunyi pernyataan Deplu AS, dikutip Sabtu (5/9/2026).

Disebutkan pula, penjualan tersebut juga untuk mendukung tujuan kebijakan luar negeri dan keamanan nasional AS yakni dengan meningkatkan keamanan negara-negara sekutu utama di luar NATO.

Namun penjualan tersebut tetap harus melalui persetujuan Kongres AS. Deplu telah memberi tahu Kongres mengenai penjualan bom ke Aran Saudi.

Arab Saudi menjadi sasaran serangan drone dan rudal Iran dan pemberontak Houthi Yaman sejak AS dan Israel melancarkan perang melawan Teheran pada Februari akhir.

Pangkalan militer AS di Saudi menjadi target serangan Iran pada masa awal perang, menghancurkan pesawat intai berharga mahal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Gawat! Iran Ancam Potong 7 Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz

17 jam lalu

Trump Bakal Ubah Nama Negara Bagian New Mexico Jadi New America

20 jam lalu

Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah, Perang Saudi-Houthi Bakal Meluas Cepat

22 jam lalu

Perang Arab Saudi-Houthi Memanas, Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal