AS Tampar Iran dengan Sanksi Baru, Kali Ini 4 Perusahaan Minyak yang Pasok Pasukan Quds

Nathania Riris Michico
AS jatuhkan sanksi baru tiga pekan setelah pembunuhan komandan Pasukan Quds Qasem Soleimani dalam serangan rudal. (FOTO: AFP Photo / ATTA KENARE)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menampar Iran dengan sanksi ekonomi baru terhadap empat perusahaan minyak republik Islam itu. AS menuduh perusahaan-perusahaan Iran memindahkan ekspor minyak untuk memasok Pasukan Garda Revolusi Iran Quds.

Sanksi baru ini dikeluarkan tiga pekan setelah AS membunuh komandan Pasukan Quds Qasem Soleimani dalam serangan rudal yang diklaim AS sebagai tindakan pencegahan.

Departemen Keuangan AS mengidentifikasi empat entitas - yakni dua berbasis di Hong Kong, satu di Shanghai, dan satu lainnya di Dubai- yang diduga bersama-sama mentransfer ratusan juta dolar dari Perusahaan Minyak Nasional Iran, sehingga membantu membiayai Kekuatan Quds.

"Sektor petrokimia dan perminyakan Iran merupakan sumber utama pendanaan bagi kegiatan teroris global rezim Iran dan memungkinkan penggunaan kekerasan yang terus-menerus terhadap rakyatnya sendiri," kata Menteri Keuangan Steven Mnuchin, seperti dilaporkan AFP, Jumat (24/1/2020).

AS baru-baru ini juga menargetkan entitas Iran lainnya, termasuk perusahaan logam dan perusahaan minyak yang dituduh mendukung Garda Revolusi Iran.

Perusahaan-perusahaan yang ditargetkan adalah Triliance Petrochemical Co Ltd dan Sage Energy HK Limited, keduanya berada di Hong Kong; Peakview Industry Co Limited di Shanghai; dan Beneathco DMCC dari Dubai.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

AS Batal Serang Iran, Delegasi 2 Negara Dilaporkan Bertemu di Turki Pekan Ini

Internasional
15 jam lalu

Profil Jeffrey Epstein, Pengusaha AS Pelaku Kejahatan Seks yang Bikin Heboh Dunia

Internasional
9 jam lalu

Penasihat Trump: Menyerang Iran saat Ini Kesalahan Besar!

Internasional
17 jam lalu

Terungkap! Trump Belum Mau Serang Iran, Israel yang Ngotot

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal