Badan Obat Eropa: Tak Ada Indikasi Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah

Anton Suhartono
Emer Cooke (Foto: Reuters)

AMSTERDAM, iNews.id - Badan pengawas obat-obatan Eropa EMA angkat bicara terkait penangguhan vaksinasi Covid-19 AstraZeneca di banyak negara akibat efek samping pembekuan darah.

EMA menegaskan manfaat vaksin AstraZeneca masih jauh lebih besar ketimbang risiko yang mungkin terjadi.

Direktur Eksekutif EMA Emer Cooke mengatakan, sejauh ini  tidak ada indikasi kasus pembekuan darah yang dialami di beberapa negara disebabkan oleh vaksin AstraZeneca. Meski demikian para ahli masih terus menyelidiki kaitannya. 

Menurut Cooke, laporan pembekuan darah akibat vaksin sangat jarang terjadi.

"Manfaatnya masih lebih besar daripada risikonya, tapi ini menjadi perhatian serius dan perlu evaluasi ilmiah yang serius dan terperinci. Inilah yang kami lakukan saat ini," kata Cooke, dikutip dari Reuters, Selasa (16/3/2021).

Hasil temuan akan dibahas dalam tinjauan EMA pada Kamis mendatang, kemudian akan dipublikasikan.

Beberapa negara mengumumkan penangguhan penggunaan vaksin AstraZeneca termasuk yang terbaru Belanda, Prancis, Jerman, Swedia, dan Latvia. 

Sejauh ini belasan negara Uni Eropa mengambil tindakan sejak laporan pertama tentang kasus pembekuan darah dialami pengguna vaksin AstraZeneca.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 hari lalu

PM Spanyol Sanchez: Eropa Menentang Perang Iran, Ilegal!

Internasional
10 hari lalu

Para Pemimpin Eropa Kompak Tolak Permintaan Trump Terlibat Perang Iran

Internasional
23 hari lalu

Iran Ancam Negara Eropa jika Ikutan AS-Israel Serang Negaranya: Target yang Sah!

Internasional
2 bulan lalu

Cekcok soal Greenland, Trump Sebut Amerika Tak Butuh NATO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal