Bakal Serang Kartel Narkoba Meksiko, Trump: Kami Tahu Alamat Semua Bandar!

Anton Suhartono
Donald Trump mengaku sudah mengetahui alamat semua bandar narkoba di Meksiko (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait perang melawan narkoba. Kali ini, dia membuka kemungkinan melancarkan serangan langsung ke wilayah Meksiko untuk menghancurkan jaringan kartel yang menurutnya telah menimbulkan banyak kerugian bagi negaranya.

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan AS kini memiliki kemampuan intelijen dan daftar target yang sangat detail, termasuk lokasi rumah para bos kartel. 

“Kami tahu setiap rute. Kami tahu alamat setiap bandar narkoba,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Rabu (19/11/2025).

AS Siap Perluas Medan Perang Narkoba

Selama ini, operasi militer AS berfokus terhadap Venezuela, khususnya di kawasan Laut Karibia dan Pasifik. Namun Trump menilai perang tersebut harus diperluas, termasuk masuk ke wilayah Meksiko jika diperlukan.

“Apakah saya akan melancarkan serangan di Meksiko untuk menghentikan narkoba? Saya tidak keberatan. Saya sudah berbicara dengan Meksiko. Mereka tahu sikap saya,” ujarnya.

Intelijen AS Klaim Sudah Kuasai Rute Kartel

Menurut Trump, AS telah menghentikan jalur masuk narkoba lewat perairan dan kini mengetahui dengan detail setiap rute penyelundupan yang digunakan kartel.

“Saat ini kita sudah menghentikan jalur perairan, kita tahu setiap rutenya,” katanya.

Dia juga menyebut AS telah menyusun daftar target presisi tinggi, bahkan sampai pada “alamat dan pintu rumah” para bandar narkoba besar.

“Kami tahu segalanya tentang mereka,” tambah Trump, menegaskan keyakinannya operasi ini dapat memutus aliran narkoba dari Amerika Latin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

Menko Airlangga hingga Wamendag Roro Esti Sambangi KPK, Ada Apa? 

Internasional
4 jam lalu

Duh, Warga Greenland Tak Bisa Tidur gara-gara Takut Ancaman Trump

Internasional
7 jam lalu

Trump Desak Warga Asing Segera Tinggalkan Iran

Internasional
7 jam lalu

Waduh, Media AS Sebut Korban Tewas Demo Rusuh di Iran 12.000 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal