Balas Dendam, Rusia Jatuhkan Sanksi kepada Istri dan Putri Joe Biden

Anton Suhartono
Istri Joe Biden, Jill, dan putri mereka, Ashley, masuk dalam daftar sanksi terbaru Rusia (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia menambah warga Amerika Serikat (AS) dalam daftar sanksi. Dalam pembaruannya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia memasukkan 25 orang lagi, termasuk istri dan putri Presiden Joe Biden, Jill Biden dan Ashley.

Disebutkan, perluasan sanksi ini merupakan pembalasan atas tindakan serupa yang dilakukan AS terhadap para pejabat dan politisi Rusia serta anggota keluarga mereka.

"Merespons sanksi AS terhadap tokoh politik dan publik Rusia yang terus meluas, 25 warga Amerika dari mereka yang bertanggung jawab atas pembentukan senator Rusiafobia, anggota kelompok yang disebut McFaul-Yermak, yang mengembangkan rekomendasi mengenai pembatasan terhadap Rusia, serta anggota keluarga Presiden Joe Biden," bunyi pernyataan, seperti dilaporkan Sputnik, Selasa (28/6/2022).

Selain itu sanksi terbaru juga menargetkan ilmuwan yakni Yoshiro Francis Fukuyama, seorang profesor Universitas Stanford. Dia merupakan pakar politik dan penulis buku The End of History and the Last Man. 

Fukuyama merupakan sosok yang mendesak Biden untuk menerbitkan daftar sanksi terhadap Rusia pada awal Januari lalu. Dia juga menilai kekalahan Rusia akan memungkinkan lahirnya kebebasan baru yang mengeluarkan manusia dari kekacauan. 

Selain itu pihak lain yang masuk dalam daftar sanksi adalah profesor dan peneliti dari beberapa kampus terkemuka AS, anggota parlemen, dan anggota kelompok Yermak-McFaul yang menggarap sanksi terhadap Rusia.

Orang-orang yang dijatuhi sanksi atau stop list mereka dilarang masuk wilayah Rusia dengan alasan berperlilaku Rusiafobia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Kurangi Kebergantungan dari AS, Kanada Batalkan Pembelian 88 Jet Tempur F-35?

7 jam lalu

Jangan Panik! Wabah Pes Rusia Kecil Kemungkinan Masuk Indonesia dan Jadi Pandemi Baru

7 jam lalu

Epidemiolog Ungkap Risiko Wabah Pes Rusia Masuk Indonesia Sangat Kecil

8 jam lalu

Wabah Pes Rusia Bakal Jadi Pandemi Baru? Ini Kata Epidemiolog!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal