Beda dengan AS, Prancis Sebut Tak Ada Tanda-Tanda Rusia Akan Serang Ukraina

Anton Suhartono
Sumber di Istana Elysee Paris mengatakan tak ada tanda-tanda Rusia akan menyerang Ukraina (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Prancis punya pandangan berbeda dengan Amerika Serikat (AS) soal serangan Rusia ke Ukraina. Seorang sumber di Istana Elysse Prancis mengatakan, negaranya tak melihat adanya peningkatan eskalasi di perbatasan yang bisa memulai serangan.

Sumber itu mengatakan kepada surat kabar Le Figaro, sejauh ini tak ada tanda-tanda Rusia akan menyerang, berbeda dengan pandangan AS yang melihat semakin tingginya agresivitas di perbatasan.

"Seperti apa yang dikatakan Vladimir Putin, kami tidak melihat tanda-tanda dia akan melancarkan serangan," kata sumber, seperti dilaporkan kembali Sputnik, Senin (14/2/2022).

Sumber diplomatik lain mengatakan kepada surat kabar yang sama, pertemuan Putin dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Moskow pada 7 Februari lalu memang lebih sulit ketimbang pertemuan mereka pada 2019 di Benteng Bregancon, Prancis.

Secara khusus, Putin menyinggung saat NATO menolak bergabungnya Polandia, Hongaria, dan Republik Ceko, pada 1997.

Pertemuan Putin-Macron di Kremlin itu berlangsung selama lebih dari 5 jam. Negara Barat dan Ukraina berulang kali menuduh Rusia mengerahkan pasukan di dekat perbatasan sebagai persiapan untuk menyerang secara besar-besaran.

Namun Rusia telah menolak tuduhan tersebut seraya menyampaikan keprihatinan atas aktivitas militer NATO di Eropa Timur yang dianggap sebagai ancaman keamanan. Rusia juga bersikeras punya hak untuk memindahkan pasukannya di wilayah sendiri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

3 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

5 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

7 hari lalu

Presiden Macron Ungkap Kondisi Dunia saat Ini: Seperti Kembali ke Hukum Rimba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal